English-Video.net comment policy

The comment field is common to all languages

Let's write in your language and use "Google Translate" together

Please refer to informative community guidelines on TED.com

TEDGlobal 2012

Eddie Obeng: Smart failure for a fast-changing world

Eddie Obeng: Kesalahan cerdas untuk dunia yang berubah dengan cepat

Filmed
Views 1,502,247

Menurut pengajar bisnis Eddie Obeng dunia berubah jauh lebih cepat dibandingkan apa yang disadari kebanyakan orang. Produk kreatif tidak dapat mengejarnya. Dalam presentasi yang bersemangat ini, dia menyoroti tiga perubahan penting yang harus kita pahami agar memiliki kinerja yang lebih baik, dan menyerukan budaya "kesalahan cerdas" yang lebih kuat.

- Business Educator
Our environment changes faster than we can learn about it, Eddie Obeng says. How do we keep up? Full bio

Over the past six months, I've spent my time
Selama enam bulan terakhir, saya menghabiskan waktu
00:15
traveling. I think I've done 60,000 miles,
untuk bepergian. Mungkin saya sudah berjalan 60.000 mil
00:19
but without leaving my desk.
tanpa meninggalkan meja saya.
00:23
And the reason I can do that is because I'm actually two people.
Saya dapat melakukannya karena saya sebenarnya adalah dua orang.
00:26
I look like one person but I'm two people. I'm Eddie who is here,
Sepertinya saya hanya satu orang, namun saya ada dua. Eddie yang ada di sini
00:28
and at the same time, my alter ego is a big green boxy
dan pada saat yang sama, saya yang kedua adalah avatar
00:31
avatar nicknamed Cyber Frank.
kotak hijau besar yang bernama Cyber Frank.
00:36
So that's what I spend my time doing. I'd like to start,
Begitulah saya menghabiskan waktu. Jika mungkin,
00:39
if it's possible, with a test, because I do business stuff,
saya ingin memulai dengan ujian, karena saya bekerja dalam bisnis
00:42
so it's important that we focus on outcomes.
jadi penting bagi kita untuk berfokus pada hasil.
00:45
And then I struggled, because I was thinking to myself,
Lalu saya bergumul, karena saya berpikir sendiri
00:49
"What should I talk? What should I do? It's a TED audience.
"Apa yang harus saya lakukan, saya bicarakan? Kalian adalah penonton di TED.
00:51
It's got to be stretching. How am I going to make — ?"
Latar belakangnya sangat luas. Bagaimana saya akan ...?"
00:53
So I just hope I've got the level of difficulty right.
Jadi saya akan mulai dengan tingkat kesulitan yang sesuai.
00:56
So let's just walk our way through this.
Mari kita melewati hal ini bersama.
00:59
Please could you work this through with me? You can shout out the answer if you like.
Dapatkah Anda bekerja sama? Anda boleh menyebut jawabannya kalau Anda mau.
01:01
The question is, which of these horizontal lines is longer?
Pertanyaannya adalah, garis mendatar mana yang lebih panjang?
01:05
The answer is?
Jawabannya adalah?
01:07
Audience: The same.Eddie Obeng: The same.
Penonton: Sama. Eddie Obeng: Sama.
01:08
No, they're not the same. (Laughter)
Tidak, tidak sama. (Tawa)
01:11
They're not the same. The top one is 10 percent longer than the bottom one.
Panjangnya tidak sama. Garis di atas 10 persen lebih panjang daripada yang di bawha.
01:13
So why did you tell me they were the same? Do you remember when we were kids at school,
Jadi mengapa Anda berkata sama? Ingatkah Anda saat kita duduk di sekolah dasar
01:16
about that big, they played the same trick on us?
dan mereka menipu kita dengan cara yang sama
01:19
It was to teach us parallax. Do you remember?
untuk mengajarkan kesalahan paralaks. Apa Anda ingat?
01:22
And you got, you said, "It's the same!" And you got it wrong.
Dan Anda berkata, "Itu sama!" Dan Anda salah.
01:24
You remember? And you learned the answer, and you've carried this answer in your head for 10, 20, 30, 40 years:
Ingat? Anda pelajari jawabannya dan Anda terus mengingatnya selama 10, 20, 30, 40 tahun.
01:27
The answer is the same. The answer is the same. So when you're asked what the lengths are,
Jawabannya adalah sama. Jadi saat Anda ditanya mengenai panjangnya
01:31
you say they're the same, but they're not the same, because I've changed it.
Anda mengatakan itu sama, namun tidak karena saya telah mengubahnya.
01:35
And this is what I'm trying to explain has happened to us in the 21st century.
Dan itulah hal yang telah terjadi pada kita pada abad ke-21.
01:38
Somebody or something has changed the rules
Seseorang atau sesuatu telah mengubah aturan
01:42
about how our world works.
mengenai cara kerja dunia.
01:44
When I'm joking, I try and explain it happened at midnight,
Saat saya bercanda, saya mencoba menjelaskan bahwa hal itu terjadi pada tengah malam
01:46
you see, while we were asleep, but it was midnight 15 years ago. Okay?
saat kita tertidur, namun itu tengah malam 15 tahun yang lalu.
01:49
You didn't notice it? But basically, what they do is,
Tahukah Anda? Namun pada dasarnya yang mereka lakukan
01:53
they switched all the rules round, so that the way to
adalah mereka mengganti semua peraturannya, sehingga
01:56
successfully run a business, an organization, or even a country,
cara agar sukses menjalankan bisnis, organisasi, atau negara
01:58
has been deleted, flipped, and it's a completely new
telah dihapus, dibalik, dan kini menjadi benar-benar baru
02:02
— you think I'm joking, don't you — there's a completely new set of rules in operation. (Laughter)
-- Anda berpikir saya bercanda, bukan -- ada sepertangkat aturan baru dalam operasi. (Tawa)
02:05
Did you notice that? I mean, you missed this one.
Apa Ada sadar? Maksud saya, Anda terlewat akan hal ini.
02:09
You probably — No, you didn't. Okay. (Laughter)
Mungkin Anda -- Tidak. Baiklah. (Tawa)
02:11
My simple idea is that what's happened is,
Gagasan sederhana saya tentang apa yang terjadi
02:12
the real 21st century around us isn't so obvious to us,
adalah abad ke-21 di sekitar kita tidak terlalu jelas bagi kita
02:17
so instead we spend our time responding rationally
jadi kita menghabiskan waktu untuk menanggapi secara rasional
02:21
to a world which we understand and recognize,
pada dunia yang kita kenali dan pahami
02:24
but which no longer exists.
namun dunia itu sudah tidak ada lagi.
02:27
You don't believe me, do you? Okay. (Applause)
Anda tidak percaya bukan? (Tepuk tangan)
02:29
So let me take you on a little journey of many of the things I don't understand.
Jadi saya akan membawa Anda berjalan-jalan ke hal-hal yang tidak saya pahami.
02:32
If you search Amazon for the word "creativity,"
Jika Anda mencari kata "kreativitas" di Amazon,
02:37
you'll discover something like 90,000 books.
Anda akan menemukan sekitar 90.000 buku.
02:39
If you go on Google and you look for "innovation + creativity,"
Jika Anda mencari "penemuan + kreativitas" di Google
02:41
you get 30 million hits. If you add the word "consultants," it doubles to 60 million. (Laughter)
Anda mendapat 30 juta hasil. Jika Anda menambahkan kata "konsultan," hasilnya berlipat ganda menjadi 60 juta. (Tawa)
02:44
Are you with me? And yet, statistically, what you discover
Anda bisa mengikuti? Namun secara statistik apa yang Anda temukan
02:49
is that about one in 100,000 ideas is found making money
adalah sekitar 1 dari 100.000 ide bisa menghasilkan uang
02:52
or delivering benefits two years after its inception.
atau memberi manfaat dua tahun setelah ide itu muncul.
02:55
It makes no sense. Companies make their expensive executives
Ini tidak masuk akal. Perusahaan menyuruh eksekutif mereka yang bergaji tinggi
02:58
spend ages carefully preparing forecasts and budgets
menghabiskan banyak waktu untuk menyiapkan prakiraan dan anggaran
03:01
which are obsolete or need changing before they can be published.
yang kuno atau perlu perubahan sebelum anggaran itu dapat diterbitkan.
03:03
How is that possible? If you look at the visions we have,
Bagaimana mungkin/ Jika Anda melihat pada visi yang kita miliki,
03:07
the visions of how we're going to change the world,
visi tentang bagaimana kita akan mengubah dunia,
03:11
the key thing is implementation. We have the vision.
kuncinya adalah penerapan. kita memiliki visi.
03:13
We've got to make it happen.
Kita harus mewujudkannya.
03:16
We've spent decades professionalizing implementation.
Kita menghabiskan bertahun-tahun memprofesionalkan penerapan itu.
03:17
People are supposed to be good at making stuff happen.
Orang-orang seharusnya sudah ahli mewujudkan berbagai hal.
03:20
However, if I use as an example a family of five
Namun jika saya mengambil contoh, cobalah bayangkan
03:22
going on holiday, if you can imagine this,
satu keluarga dari London yang pergi berlibur
03:27
all the way from London all the way across to Hong Kong,
ke Hong Kong,
03:30
what I want you to think about is their budget is only 3,000 pounds of expenses.
saya ingin Anda membayangkan anggaran mereka hanya 3.000 pound.
03:34
What actually happens is, if I compare this to the average
Yang terjadi adalah, jika saya membandingkan anggaran ini dengan
03:38
real project, average real successful project,
rata-rata anggaran proyek yang sukses,
03:41
the family actually end up in Makassar, South Sulawesi,
keluarga itu akhirnya akan ada di Makassar, Sulawesi Selatan
03:47
at a cost of 4,000 pounds,
dengan anggaran 4.000 pound
03:51
whilst leaving two of the children behind. (Laughter)
namun dua orang anaknya ditinggal. (Tawa)
03:54
What I'm trying to explain to you is, there are things which don't make sense to us.
Yang ingin saya jelaskan adalah, ada hal yang tidak masuk akal bagi kita.
03:57
It gets even worse than that. Let me just walk you through this one.
Hal ini semakin buruk lagi. Mari saya berikan satu contoh lagi.
04:02
This is a quote, and I'll just pick words out of it.
Ada sebuah ungkapan, saya hanya mengambil kata-katanya.
04:06
It says -- I'll put on the voice -- "In summary, your Majesty,
Ungkapan itu adalah, "Singkatnya, Yang Mulia,
04:08
the failure to foresee the timing, extent and severity
kesalahan dalam memperkirakan waktu, luas, dan tingkat keparahan
04:12
of the crisis was due to the lack of creativity
dari krisis adalah karena kurangnya kreativitas
04:15
and the number of bright minds," or something like that.
dan jumlah orang yang cerdas," kira-kira seperti itu.
04:19
This was a group of eminent economists apologizing to the Queen of England
Mereka adalah sekelompok ekonom terkenal yang meminta maaf di depan ratu Inggris
04:22
when she asked the question,
saat Sang Ratu bertanya,
04:26
"Why did no one tell us that the crisis was coming?" (Laughter)
"Mengapa tidak ada yang memberi tahu kalau akan ada krisis?" (Tawa)
04:28
I'll never get my knighthood. I'll never get my knighthood. (Laughter)
Saya tidak akan pernah menjadi bangsawan. (Tawa)
04:31
That's not the important point. The thing you have to remember is,
Itu bukan hal yang penting. Hal yang harus Anda ingat adalah
04:35
these are eminent economists, some of the smartest people
mereka adalah ekonom terkenal, beberapa orang paling cerdas
04:37
on the planet. Do you see the challenge? (Laughter)
di bumi ini. Apakah Anda melihat tantangannya? (Tawa)
04:40
It's scary. My friend and mentor, Tim Brown of IDEO,
Ini menakutkan. Sahabat sekaligus mentor saya, Tim Brown dari IDEO,
04:44
he explains that design must get big, and he's right.
menjelaskan bahwa rancangan haruslah besar, dan dia benar.
04:48
He wisely explains this to us. He says design thinking
Dengan bijaksana dia menjelaskan bahwa rancangan pemikiran
04:52
must tackle big systems for the challenges we have.
harus dapat mengatasi sistem untuk tantangan yang kita miliki.
04:55
He's absolutely right.
Dia benar sekali.
04:57
And then I ask myself, "Why was it ever small?"
Lalu saya bertanya sendiri, "Kapan itu menjadi kecil?"
04:59
Isn't it weird? You know, if collaboration is so cool,
Bukankah itu aneh? Jika kerjasama itu begitu keren,
05:03
is cross-functional working is so amazing,
jika kerja bersama berbagai bidang pekerjaan itu menakjubkan,
05:07
why did we build these huge hierarchies? What's going on?
mengapa kita membuat hirearki besar ini? Apa yang terjadi?
05:09
You see, I think what's happened, perhaps, is that
Saya rasa mungkin yang terjadi adalah
05:14
we've not noticed that change I described earlier.
kita tidak menyadari perubahan yang saya sebutkan sebelumnya.
05:19
What we do know is that the world has accelerated.
Yang kita tahu adalah dunia ini bergerak semakin cepat.
05:23
Cyberspace moves everything at the speed of light.
Ruang cyber memindahkan semuanya dengan kecepatan cahaya.
05:25
Technology accelerates things exponentially.
Teknologi membuat hal semakin cepat secara eksponensial.
05:28
So if this is now, and that's the past,
Jadi jika ini adalah sekarang, dan itu adalah masa lalu
05:30
and we start thinking about change, you know,
dan kita mulai berpikir tentang perubahan,
05:32
all governments are seeking change, you're here seeking change,
semua pemerintahan mencari perubahan, Anda mencari perubahan,
05:34
everybody's after change, it's really cool. (Laughter)
semua orang mengejar perubahan, perubahan itu keren. (Tawa)
05:36
So what happens is, we get this wonderful whooshing acceleration and change.
Jadi yang terjadi adalah, ada percepatan dan perubahan yang mengagumkan ini.
05:39
The speed is accelerating. That's not the only thing.
Kecepatannya semakin cepat dan bukan itu saja.
05:43
At the same time, as we've done that, we've done something really weird.
DI saat yang sama, kita melakukan hal yang sangat aneh.
05:48
We've doubled the population in 40 years,
Jumlah penduduk berlipat ganda dalam 40 tahun,
05:50
put half of them in cities, then connected them all up so they can interact.
setengahnya ada di kota dan saling terhubung sehingga mereka dapat berinteraksi.
05:53
The density of the interaction of human beings is amazing.
Kepadatan dari interaksi antarmanusia sangat luar biasa.
05:56
There are charts which show all these movements of information. That density of information is amazing.
Ada grafik yang menunjukkan semua pergerakan informasi ini. Kepadatannya luar biasa.
05:59
And then we've done a third thing.
Lalu hal ketiga yang kita lakukan,
06:04
you know, for those of you who have as an office
bagi Anda yang di kantornya memiliki
06:06
a little desk underneath the stairs, and you say, well this is my little desk under the stairs,
meja kecil di bawah tangga, dan mengatakan, inilah meja kecil saya di bawah tangga,
06:08
no! You are sitting at the headquarters of a global corporation if you're connected to the Internet.
bukan! Anda duduk di kantor pusat perusahaan global jika Anda terhubung dengan internet.
06:13
What's happened is, we've changed the scale.
Yang terjadi adalah, ktita telah mengubah skalanya.
06:20
Size and scale are no longer the same.
Ukuran dan skala tidak lagi sama.
06:23
And then add to that, every time you tweet,
Ditambah lagi, setiap kali Anda berkicau
06:26
over a third of your followers follow from a country
lebih dari sepertiga pengikut Anda tidak berasal dari
06:29
which is not your own.
negara Anda.
06:32
Global is the new scale. We know that.
Kita semua tahu, global adalah skala yang baru.
06:34
And so people say things like, "The world is now a turbulent place." Have you heard them saying things like that?
Lalu orang-orang berkata, "Dunia kini kacau." Pernahkah Anda mendengar orang berkata seperti itu?
06:37
And they use it as a metaphor. Have you come across this?
Mereka menggunakannya sebagai metafora. Anda pernah dengar?
06:41
And they think it's a metaphor, but this is not a metaphor.
Mereka berpikir itu adalah metafora, namun bukan.
06:44
It's reality. As a young engineering student, I remember
Itu adalah kenyataan. Saat menjadi mahasiswa teknik, saya ingat,
06:47
going to a demonstration where they basically,
saya mengikuti demonstrasi di mana
06:51
the demonstrator did something quite intriguing.
si pendemo melakukan sesuatu yang menarik.
06:55
What he did was, he got a transparent pipe — have you seen this demonstration before? —
Dia mengambil pipa tembus pandang -- pernah melihat demonstrasi ini? --
06:57
he attached it to a tap. So effectively what you had was,
dia memasangnya di keran. Jadi yang terjadi adalah
07:02
you had a situation where — I'll try and draw the tap
keadaan di mana -- saya akan mencoba menggambar keran
07:06
and the pipe, actually I'll skip the tap. The taps are hard.
dan pipa itu, lebih baik saya tidak menggambar keran. Itu sulit.
07:09
Okay? So I'll write the word "tap." Is that okay? It's a tap. (Laughter)
Jadi saya menulis "keran," Ini adalah keran. (Tawa)
07:11
Okay, so he attaches it to a transparent pipe, and he turns the water on.
Dia memasangnya ke pipa tembus pandang dan dia mengalirkan airnya
07:15
And he says, do you notice anything? And the water is whooshing down this pipe.
dan berkata: Apa Anda sadar/ Dan air itu mengalir melalui pipa.
07:18
I mean, this is not exciting stuff. Are you with me?
Maksud saya, ini bukanlah hal yang menarik. Apa Anda paham?
07:21
So the water goes up. He turns it back down. Great.
Jadi air itu keluar dan dia menutup airnya.
07:24
And he says, "Anything you notice?" No. Then he sticks a needle into the pipe,
Dan berkata, "Anda menyadari sesuatu?" Tidak. Lalu dia memasukkan jarum ke dalam keran itu
07:28
and he connects this to a container, and he fills
dan menghubungkannya dengan wadah dan mengisi wadah ini
07:32
the container up with green ink. You with me?
dengan tinta hijau hingga penuh.
07:34
So guess what happens? A thin green line comes out
Lalu apa yang terjadi? Garis hijau tipis keluar
07:38
as it flows down the pipe. It's not that interesting.
saat air itu mengalir dari pipa. Itu tidak menarik.
07:41
And then he turns the water up a bit, so it starts coming back in. And nothing changes.
Lalu dia mengalirkan airnya sedikit sehingga airnya mulai masuk. Tidak ada yang terjadi.
07:46
So he's changing the flow of the water, but it's just a boring green line.
Lalu dia mengubah aliran airnya, namun itu hanya tampak garis hijau biasa.
07:50
He adds some more. He adds some more. And then something weird happens.
Dia mengalirkan air lebih banyak lagi, lalu ada hal aneh terjadi.
07:53
There's this little flicker, and then as he turns it ever so slightly more,
Ada percikan kecil lalu dia membuka kerannya lagi sedikit,
07:56
the whole of that green line disappears, and instead
semua garis hijau itu menghilang dan digantikan
08:01
there are these little sort of inky dust devils close to the needle.
oleh sedikit debu yang seperti tinta ini di dekat jarum itu.
08:04
They're called eddies. Not me. And they're violently dispersing the ink
Mereka menyebutnya eddies. bukan saya. Dan tintanya menyebar
08:08
so that it actually gets diluted out, and the color's gone.
sehingga sebenarnya tinta itu larut dan warnanya hilang.
08:11
What's happened in this world of pipe
Apa yang terjadi pada dunia pipa ini
08:14
is somebody has flipped it. They've changed the rules from laminar to turbulent.
adalah seseorang membalikannya dan aturannya berubah dari laminer menjadi turbulen.
08:18
All the rules are gone. In that environment, instantly,
Semua aturan tentang aliran laminer langsung hilang,
08:22
all the possibilities which turbulence brings are available,
semua aturan mengenai turbulen langsung ada
08:26
and it's not the same as laminar.
dan aturan itu tidak sama dengan laminer.
08:30
And if we didn't have that green ink, you'd never notice.
Dan jika kita tidak memiliki tinta hijau itu, Anda tidak akan pernah menyadarinya.
08:33
And I think this is our challenge, because somebody
Dan saya rasa itulah tantangan kita,
08:38
has actually increased — and it's probably you guys with all your tech and stuff —
karena seseorang sebenarnya telah meningkatkan -- mungkin saja orang itu Anda --
08:41
the speed, the scale and the density of interaction.
kecepatan, skala, dan kepadatan interaksi.
08:45
Now how do we cope and deal with that?
Lalu bagaimana kita menghadapi hal itu?
08:49
Well, we could just call it turbulence, or we could try and learn.
Kita dapat mengabaikannya atau mencoba mempelajarinya.
08:51
Yes, learn, but I know you guys grew up in the days when
Namun saya tahu Anda tumbuh pada waktu di mana
08:54
there were actually these things called correct answers,
sebenarnya ada hal yang disebut "jawaban yang benar"
09:00
because of the answer you gave me to the horizontal line puzzle,
seperti jawaban yang Anda berikan untuk teka-teki garis mendatar tadi
09:02
and you believe it will last forever.
Anda percaya bahwa jawaban itu selamanya benar.
09:05
So I'll put a little line up here which represents learning,
Jadi inilah ungkapan yang mewakitli pembelajaran ini
09:07
and that's how we used to do it. We could see things,
dan itulah cara kita melakukannya dulu. Kita melihat, memahami,
09:11
understand them, take the time to put them into practice.
dan mencoba mempraktekkannya."
09:13
Out here is the world. Now, what's happened to our pace
Di luar, apa yang terjadi pada kecepatan langkah kita
09:15
of learning as the world has accelerated? Well, if you work
dalam belajar saat dunia bergerak semakin cepat?
09:19
for a corporation, you'll discover it's quite difficult to work
Jika Anda bekerja di perusahaan, Anda akan tahu cukup sulit untuk bekerja
09:22
on stuff which your boss doesn't approve of, isn't in the strategy,
dengan hal yang tidak disetujui atasan Anda, yang tidak termasuk strategi perusahaan
09:25
and anyway, you've got to go through your monthly meetings.
dan bagaimanapun, Anda harus mengikuti pertemuan bulanan.
09:28
If you work in an institution, one day you will get them to make that decision.
Jika Anda bekerja di bidang akademik, suatu hari Anda harus membuat keputusan itu.
09:31
And if you work in a market where people believe in cycles,
Dan jika Anda bekerja di pasar di mana orang-orang mempercayai adanya daur
09:36
it's even funnier, because you have to wait all the way
semua akan lebih aneh lagi, karena Anda harus menunggu
09:39
for the cycle to fail before you go, "There's something wrong." You with me?
daur itu gagal sebelum berkata, "Ada yang salah." Anda paham?
09:41
So it's likely that the line, in terms of learning, is pretty flat.
Jadi kemungkinan besar garis pembelajaran itu, cukup datar.
09:45
You with me? This point over here, the point at which
Anda mengerti? Maksudnya adalah
09:50
the lines cross over, the pace of change
saat garis itu berpotongan, kecepatan perubahan
09:54
overtakes the pace of learning,
mendahului kecepatan kita belajar
09:58
and for me, that is what I was describing
dan bagi saya, itulah yang saya gambarkan
10:01
when I was telling you about midnight.
saat saya mengatakan tentang tengah malam.
10:04
So what does it do to us? Well, it completely transforms what we have to do,
Jadi apa artinya bagi kita? Hal itu benar-benar mengubah apa yang harus kita lakukan,
10:08
many mistakes we make. We solve last year's problems
dan kesalahan yang kita buat. Kita mengatasi persoalan tahun lalu
10:11
without thinking about the future. If you try and think about it,
tanpa memikirkan masa depan. Jika Anda memikirkan hal itu,
10:14
the things you're solving now, what problems are they going to bring in the future?
masalah apa yang akan dibawa oleh hal-hal yang Anda selesaikan sekarang?
10:17
If you haven't understood the world you're living in,
Jika Anda tidak memahami dunia tempat Anda tinggal,
10:20
it's almost impossible to be absolutely certain that what you're going to deliver fits.
hampir tidak mungkin untuk yakin bahwa apa yang akan Anda lakukan akan sesuai.
10:23
I'll give you an example, a quick one. Creativity and ideas,
Saya akan memberikan contoh singkat tentang kreativitas dan ide.
10:26
I mentioned that earlier. All the CEOs around me, my clients, they want innovation,
Saya mengatakan hal ini sebelumnya. Semua CEO dan klien saya menginginkan perubahan.
10:30
so they seek innovation. They say to people, "Take risks and be creative!"
sehingga mereka mencari inovasi. Mereka berkata, "Jadilah kreatif dan ambillah resiko!"
10:33
But unfortunately the words get transformed as they travel through the air.
Namun sayangnya dunia berubah saat mereka bepergian.
10:36
Entering their ears, what they hear is, "Do crazy things and then I'll fire you." Why? (Laughter) Because —
Di telinga mereka, hal itu terdengar, "Lakukan hal gila lalu Anda saya pecat." Mengapa? (Tawa)
10:39
Why? Because in the old world, okay, in the old world,
Karena di dunia yang lama, di sana
10:43
over here, getting stuff wrong was unacceptable.
berbuat kesalahan itu tidak dapat dimaafkan.
10:47
If you got something wrong, you'd failed. How should you be treated?
Jika Anda berbuat kesalahan, Anda gagal. Lalu bagaimana harus memperlakukan Anda?
10:49
Well, harshly, because you could have asked somebody who had experience.
Karena seharusnya Anda bertanya pada orang yang berpengalaman
10:52
So we learned the answer and we carried this in our heads for 20, 30 years, are you with me?
jadi kita mempelajari dan mengingat jawabannya selama 20, 30 tahun, benar?
10:55
The answer is, don't do things which are different.
Jawabannya adalah, jangan lakukan hal yang berbeda.
11:00
And then suddenly we tell them to and it doesn't work.
Lalu tiba-tiba kita mengatakan demikian dan tidak berhasil.
11:03
You see, in reality, there are two ways you can fail in our new world.
Pada kenyataannya, ada dua hal yang membuat Anda gagal di dunia baru ini.
11:05
One, you're doing something that you should follow a procedure to, and it's a very difficult thing,
Satu, Anda melakukan sesuatu yang harus sesuai dengan prosedur, dan itu sangat sulit
11:08
you're sloppy, you get it wrong. How should you be treated? You should probably be fired.
jika ceroboh, Anda salah. Lalu Anda harus dihukum apa? Mungkin Anda akan dipecat.
11:11
On the other hand, you're doing something new, no one's ever done before,
Di sisi lain, Anda melakukan hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya,
11:15
you get it completely wrong. How should you be treated?
Anda salah total. Lalu bagaimana Anda seharusnya dihukum?
11:18
Well, free pizzas! You should be treated better than the people who succeed.
Pizza gratis! Anda harus diperlakukan lebih baik daripada orang yang sukses.
11:20
It's called smart failure. Why? Because you can't put it on your C.V.
Itu disebut kesalahan cerdas. Karena Anda tidak dapat memasukkannya ke dalam CV Anda
11:24
So what I want to leave you, then, is with the explanation
Jadi yang ingin saya katakan dengan berkata
11:27
of why I actually traveled 60,000 miles from my desk.
mengapa saya bepergian 60.000 mil dari meja saya.
11:30
When I realized the power of this new world,
Saat saya menyadari kekuatan dari dunia baru ini
11:34
I quit my safe teaching job, and set up a virtual business school,
saya keluar dari pekerjaan saya sebagai pengajar dan mendirikan sekolah bisnis maya
11:36
the first in the world, in order to teach people how to make this happen,
yang pertama di dunia untuk mengajarkan orang-orang untuk mewujudkan hal ini
11:40
and I used some of my learnings about some of the rules which I'd learned on myself.
dan saya menggunakan beberapa pengajaran tentang aturan-aturan yang saya pelajari sendiri.
11:44
If you're interested, worldaftermidnight.com, you'll find out more,
Jika Anda tertarik, worldaftermidnight.com, Anda akan tahu lebih lanjut
11:49
but I've applied them to myself for over a decade,
saya telah menerapkannya sendiri selama lebih dari satu dasawarsa
11:52
and I'm still here, and I still have my house, and the most important thing is,
dan saya masih di sini, masih memiliki rumah, dan yang lebih penting lagi
11:55
I hope I've done enough to inject a little green ink into your lives,
saya harap saya melakukan banyak hal untuk menyuntikkan tinta hijau ke dalam hidup Anda
11:59
so that when you go away and you're making your next
sehingga saat Anda pergi dan membuat keputusan
12:04
absolutely sensible and rational decision, you'll take some time to think,
yang sangat masuk akal dan rasional, Anda akan berpikir sejenak,
12:07
"Hmm, I wonder whether this also makes sense
"Hmm, apakah hal ini juga masuk akal
12:12
in our new world after midnight." Thank you very much.
dalam dunia baru kita setelah tengah malam." Terima kasih banyak.
12:15
(Applause)
(Tepuk tangan)
12:18
Thank you, thank you. (Applause)
Terima kasih, terima kasih. (Tepuk tangan)
12:25
Translated by Antonius Yudi Sendjaja
Reviewed by Yustina Suryanti

▲Back to top

About the speaker:

Eddie Obeng - Business Educator
Our environment changes faster than we can learn about it, Eddie Obeng says. How do we keep up?

Why you should listen

What will business look like in 5 years? (Er, what does it look like now?) Eddie Obeng helps executives keep up with a business and social environment that's changing faster than we can know. Through Pentacle, his online business school, Obeng teaches a theory of management that focuses on adaptation to change. Called "New World Management," it's all about forming and re-forming workgroups, constantly re-evaluating metrics, and being open to all kinds of learning, from hands-on group exercises to a virtual lecture hall/meeting room called the QUBE.

More profile about the speaker
Eddie Obeng | Speaker | TED.com